Selamat Datang |
Follow us on :

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs TELAGA

Loading

You are herePertengkaran Racun atau Bumbu dalam Keluarga

Pertengkaran Racun atau Bumbu dalam Keluarga


Printer-friendly version
Kode Kaset: 
T139A
Nara Sumber: 
Pdt. Dr. Paul Gunadi
Abstrak: 

Dalam berkeluarga pasti terjadi pertengkaran dan harus diselesaikan dengan berbagai macam solusi. Pertengkaran itu ada beberapa bentuk antara lain konflik, pertengkaran, perkelahian. Selain itu banyak orang mengatakan kalau habis bertengkar justru makin mesra, benarkah seperti itu?

MP3: 
3.52 MB
Ringkasan
Isi: 

Segala jenis perselisihan sebenarnya merupakan bentuk-bentuk perbedaan pendapat. Yang membedakannya adalah cara penyelesaiannya. Ada tiga jenis perselisihan dalam keluarga dan akan diurutkan dari ringan ke berat:

  1. Konflik. Pada level ini perbedaan pendapat diselesaikan melalui argumentasi atau perdebatan-persuasi verbal.

  2. Pertengkaran. Pada level ini perbedaan pendapat diselesaikan melalui tuduhan dan ancaman yang bermuatan emosi-persuasi emosional.

  3. Perkelahian. Pada level ini perbedaan pendapat diselesaikan melalui pemukulan-persuasi fisik.

Pasangan yang rawan konflik:

  1. Terlalu berbeda: Sulit menyesuaikan diri.

  2. Tidak dewasa: Menuntut pasangan untuk memenuhi kebutuhannya.

  3. Telanjur mengadopsi metode penyelesaian konflik yang melibatkan kekerasan emosional atau fisik: Jika marah harus berteriak atau memukul.

  4. Tidak takut akan Tuhan: Menghalalkan segala cara.

  5. Berkepribadian bermasalah: Memakai orang, mencintai benda dan diri sendiri.

Sikap yang diperlukan untuk menyelesaikan konflik:

  1. Kerendahan hati: Menyadari bahwa kita pun bisa keliru dan tidak melihat masalahnya dengan tepat.

  2. Berbelas kasihan: Tidak sampai hati menyakiti hati pasangan dan membuatnya bersedih.

  3. Mengampuni: Mengakui kita pun memerlukan pengampunan dari Tuhan dan sesama.

Firman Tuhan, "Jangan kamu menghakimi supaya kamu tidak dihakimi. Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi kamu akan dihakimi dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur akan diukurkan kepadamu. Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?" Matius 7:1-3