Perceraian/Perselingkuhan

Masalah perselingkuhan memang masalah yang cukup berat yang harus diatasi oleh sepasang suami-istri. Namun tidak mudah bagi pasangan suami-istri ini untuk memulihkan hubungannya seperti semula, ketika masalah perselingkuhan itu sudah diselesaikan. Materi ini akan menolong kita untuk menghadapi hal tersebut.
Sering kita menipu diri sendiri dan berkata, Ah, ini 'kan hanya persahabatan. Fakta: Perselingkuhan berawal dari persahabatan dan berlangsung dalam kedok persahabatan. Atau kita berkata, Main-main, iseng-iseng, jajan, intermezzo. Fakta: Perselingkuhan adalah dosa perzinahan yang dilarang Tuhan dan menghancurkan pernikahan.
Salah satu masalah terbesar yang kadang mesti kita hadapi adalah perselingkuhan. Ibarat batu besar jatuh menimpa atap rumah, demikianlah perasaan korban selingkuh. Secara tiba-tiba hidup hancur dan kita mungkin tidak tahu lagi apakah kita akan dapat membangun kembali rumah tangga yang telah hancur. Jika saja pasangan yang selingkuh bersedia untuk memutuskan tali asmaranya, mungkin akan sedikit lebih mudah buat kita melanjutkan hidup. Masalahnya adalah tidak semua bersedia melakukannya. Ada yang terus menjalin relasi asmaranya. Apakah yang mesti kita perbuat bila pasangan tidak bersedia melepas kekasihnya?
Perselingkuhan di dalam pernikahan, berakibat munculnya korban dari tindakan perselingkuhan itu. Korbannya adalah pasangan dan juga anak, karena perselingkuhan adalah sesuatu yang sama buruk dan beratnya dengan berita bahwa pasangan kita meninggal dunia secara mendadak. Di sini akan dijelaskan reaksi dan bagaimana sikap kita ketika menjadi korban perselingkuhan.
Suatu pernikahan jarang sekali berjalan mulus, selalu saja ada masalahnya. Dan perselingkuhan juga menjadi salah satu penyebab kenapa pernikahan tidak berjalan mulus. Sebenarnya kenapa perselingkuhan itu terjadi? Kita di sini akan membahas perselingkuhan dari tiga sisi, antara lain sisi psikologis, sisi moral dan sisi rohani.
Salah satu atau mungkin krisis terbesar dalam pernikahan adalah pengkhianatan. Berita bahwa pasangan telah berselingkuh dapat diibaratkan seperti tornado yang secara sekejap melanda dan menyapu bersih kehidupan yang telah dibangun bersama. Marilah kita pelajari kembali dinamika perselingkuhan dan apakah yang dapat dilakukan untuk menghindar dari bencana pengkhianatan ini.
Salah satu atau mungkin krisis terbesar dalam pernikahan adalah pengkhianatan. Berita bahwa pasangan telah berselingkuh dapat diibaratkan seperti tornado yang secara sekejap melanda dan menyapu bersih kehidupan yang telah dibangun bersama. Marilah kita pelajari kembali dinamika perselingkuhan dan apakah yang dapat dilakukan untuk menghindar dari bencana pengkhianatan ini.
Anak-anak itu penting dan berharga di mata Tuhan, oleh karenanya janganlah menuruti kehendak kita sendiri sehingga anak-anak menjadi korban, akibat dari perceraian yang dilakukan. Dan dampak dari perceraian itu tidak hanya terjadi di masa sekarang, tetapi juga berdampak untuk kehidupan anak-anak di masa yang akan datang.