Pengembangan Diri

Ada orang yang sukar mengambil keputusan. Mereka terus menimbang-nimbang dan tidak dapat menentukan pilihannya. Disini akan dijelaskan mengenai ciri dan penyebab dari pribadi yang cemas.

Belajar mempunyai arti luas, namun bisa kita katakan sebetulnya belajar itu adalah penambahan pengetahuan. Suatu yang belum kita ketahui kemudian kita ketahui setelah melewati proses yang disebut belajar.

Khusus bagi orang yang mudah cemas, pengambilan keputusan dapat menjadi saat yang menegangkan. Ia takut salah dan tidak berani menanggung akibatnya; acap kali ia berlindung di balik orang lain agar tidak usah mengambil keputusan. Bagian ini memberikan beberapa masukan untuk menolong orang yang mudah cemas mengambil keputusan.

Kita harus menyadari hidup itu tidak bisa kita kendalikan, supaya kita fleksibel dalam hidup kita harus mulai dengan suatu perspektif, sebetulnya hidup itu tidak dalam kuasa kita.

Iri hati adalah salah satu dosa tertua. Akibat iri hati, Kain membunuh adik kandungnya sendiri. Ada orang yang rentan terhadap iri hati sehingga mudah sekali dikuasai perasaan iri. Bagian ini akan memaparkan penyebab dan penanganan iri hati.

Kepercayaan diri akan muncul pada diri anak apabila ada bekal atau bahan-bahan yang positif yang dia terima dari orangtuanya atau lingkungan di mana dia ada, di gereja misalnya. Dan mengenai bahan apa saja yang diperlukan topik ini akan membahasnya.

Kekhawatiran itu bukanlah sesutu hal untuk dihilangkan, tetapi untuk dilawan. Di dalam materi ini dijelaskan tentang hal-hal apa saja yang dapat kita lakukan untuk melawan kekhawatiran.

Hidup tidak selalu penuh gairah. Bagaimana kita menghadapi hidup yang kadang membosankan? Salah satunya ialah belajarlah hal yang baru; tingkatkanlah keterampilan yang telah kita miliki. Otak didesain Tuhan untuk digunakan memikirkan hal-hal yang kompleks. Otak yang tidak dipakai untuk hal yang kompleks akan mengalami kelesuan dan ini menimbulkan kebosanan. Jadi, belajarlah dan asahlah kemampuan.

Rasa malu dan rendah diri memiliki keterkaitan, kalau ditelusuri ada cukup banyak orang yang merasa malu, latar belakangnya adalah karena dia merasa rendah diri. Rasa malu digambarkan semacam perasaan yang tidak nyaman sementara orang yang menderita rendah diri adalah kalau orang tersebut merasa kurang berharga dibandingkan dengan orang lain.

Seringkali kita melabelkan sifat pemarah sebagai suatu kelemahan karakter, tapi pada kenyataannya sifat pemarah tidak sesederhana itu, ada banyak faktor yang bisa terlibat dalam sifat pemarah.

Halaman