Orangtua/Anak

Salah satu dari Sepuluh Hukum Tuhan adalah “Hormatilah ayahmu dan ibumu supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan Tuhan Allahmu kepadamu” (Keluaran 20:12). Sebenarnya apakah makna “hormat” di sini? Kita juga harus memahami batas hormat anak kepada orangtua, sebab perintah ini diberikan bukan tanpa batas. Sehingga kita pun bisa bertindak benar dalam menghormati orangtua kita
Anak tidak lahir ke dalam dunia dengan keinginan dan kerelaan menolong; sebaliknya, anak lahir ke dalam dunia dengan keinginan untuk tidak harus bersusah payah melakukan sesuatu bagi orang lain. Keluarga adalah tempat di mana anak menerima didikan agar bisa memiliki keinginan dan kerelaan menolong sesama, dan semua itu dimulai dengan menolong kakak dan adiknya. Ada beberapa masukan untuk menumbuhkan sifat saling tolong pada anak.
Ada di antara kita yang tidak setuju dengan persaingan antar anak namun ada pula yang berpendapat sebaliknya. Sebenarnya, apakah persaingan antar anak harus dihindarkan ataukah tidak? Di sini akan dipaparkan beberapa hal yang mesti diketahui tentang persaingan antar anak agar orangtua paham bagaimana seharusnya menyikapi hal ini. Persaingan antar anak mengandung segi positif namun juga berdampak merusak, mengapa demikian?

Kehadiran orangtua itu sangat berarti bagi anak dan memiliki makna tersendiri, karena kehadiran itu sendiri mengandung arti pemberian orangtua yang sangat berarti bagi anak.

Peranan orang tua yang sejenis dalam hal ini ibu sangatlah besar terhadap perkembangan kepribadian anak perempuannya. Dan salah satu hal penting yang dapat diberikan ibu kepada anak perempuannya adalah rasa dikasihi.

Sama seperti orang dewasa, anak pun dapat bersedih hati namun alasannya mungkin berbeda. Anak bisa merasa sedih karena kehilangan, kekecewaan, penolakan, disakiti atau karena orangtua tidak rukun. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan oleh orangtua untuk mendampingi anak yang sedang bersedih hati.

Lanjutan dari T224A

Seorang pria dan seorang wanita yang berpacaran dalam abad ini menghadapi tantangan yang luar biasa beratnya. Baik yang berasal dari luar maupun dari dalam diri kita. Namun yang menjadi pertanyaan sampai sejauh mana kita sebagai kaum muda Kristen menyikapi masalah ini.

Orangtua yang bermain bersama anak sesungguhnya akan memberi arti penting bagi relasi orangtua dengan anak. Dan orangtua yang bersama anak adalah orangtua yang senantiasa dekat dan hadir di dalam keseharian anak-anak.

Hubungan antara ayah dan anak perempuan, ibu dengan anak laki-laki merupakan perkenalan pertama si anak dengan lawan jenis, ini yang akan membekas dan mewarnai relasi anak dengan lawan jenis di kemudian hari.

Halaman