Selamat Datang |
Follow us on :

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs TELAGA

Loading

You are hereOrangtua-Anak

Orangtua-Anak


Orangtua-Anak

Membesarkan Anak II

Kode Kaset: 
T314B
Nara Sumber: 
Pdt. Dr. Paul Gunadi
Abstrak: 
Salah satu sumber penyesalan di masa tua berkaitan dengan hal membesarkan anak, meskipun ada banyak penyebabnya namun dapat dipastikan bahwa pada dasarnya kita TERLALU SIBUK DENGAN DIRI SENDIRI. Dalam bagian ini akan dipaparkan beberapa hal yang berhubungan dengan membesarkan anak yang kerap menjadi penyesalan di kemudian hari antara lain tidak cukup waktu, terlalu keras, terlalu lunak, terlalu menyetir anak, terlalu bergantung pada anak. Untuk itu sebelum menyesal di kemudian hari, cara apa yang harus kita lakukan untuk mendidik anak sejak usia dini ?
MP3: 
3.60 MB

Membesarkan Anak I

Kode Kaset: 
T314A
Nara Sumber: 
Pdt. Dr. Paul Gunadi
Abstrak: 
Salah satu sumber penyesalan di masa tua berkaitan dengan hal membesarkan anak, meskipun ada banyak penyebabnya namun dapat dipastikan bahwa pada dasarnya kita TERLALU SIBUK DENGAN DIRI SENDIRI. Dalam bagian ini akan dipaparkan beberapa hal yang berhubungan dengan membesarkan anak yang kerap menjadi penyesalan di kemudian hari antara lain tidak cukup waktu, terlalu keras, terlalu lunak, terlalu menyetir anak, terlalu bergantung pada anak. Untuk itu sebelum menyesal di kemudian hari, cara apa yang harus kita lakukan untuk mendidik anak sejak usia dini ?
MP3: 
3.60 MB

Hidup yang Rohani dan Pemberontakan Anak

Kode Kaset: 
T296B
Nara Sumber: 
Pdt. Dr. Paul Gunadi
Abstrak: 
Meski kita tertarik pada hal-hal yang bersifat rohani namun belum tentu kita berminat untuk hidup secara rohani. Alasannya sederhana: Hidup secara rohani mengharuskan kita untuk menanggalkan hidup dari kendali di tangan kita. Salah satu masalah yang kerap muncul di tengah keluarga dewasa ini adalah pemberontakan anak terhadap kehidupan rohani yang dituntut darinya. Untuk itu sebagai orang tua kita harus berhati-hati dalam menangani masalah pemberontakan anak mengenai masalah kerohanian. Hal apa saja yang bisa kita perbuat?
MP3: 
3.61 MB

Putusnya Komunikasi dan Pemberontakan Anak

Kode Kaset: 
T296A
Nara Sumber: 
Pdt. Dr. Paul Gunadi
Abstrak: 
Dalam keluarga, komunikasi merupakan suatu keniscayaan. Bukan saja komunikasi berperan penting dalam pembangunan dan penyatuan keluarga, komunikasi juga merupakan pengisi kebutuhan anak yang hakiki akan interaksi. Tanpa komunikasi anak akan bertumbuh dalam kehampaan. Tidak ada yang mengajaknya bicara dan tidak ada yang menstimulasi dirinya. Tanpa kita sadari hal itu bisa membuat anak menjadi mudah memberontak. Bagaimana mengenai hal ini dan apa yang bisa kita lakukan?
MP3: 
3.61 MB

Ketidakadilan dan Pemberontakan Anak

Kode Kaset: 
T295B
Nara Sumber: 
Pdt. Dr. Paul Gunadi
Abstrak: 
Orang tua adalah manusia dan sebagai manusia tidak selalu kita bersikap adil. Adakalanya kita memberi perhatian kepada yang satu dan tidak memerhatikan yang lainnya. Kendati kita tidak bermaksud memerlakukannya secara berbeda, ia telanjur sudah merasa demikian. Ia menganggap kita telah bersikap tidak adil. Dan, semua itu berpotensi menciptakan pemberontakan kelak. Bagaimana kita menangani masalah ini, sehingga kita bisa berlaku adil kepada semua anak kita ?
MP3: 
3.61 MB

Konflik Orang Tua dan Pemberontakan Anak

Kode Kaset: 
T295A
Nara Sumber: 
Pdt. Dr. Paul Gunadi
Abstrak: 
Kebutuhan mendasar anak dalam masa pertumbuhannya adalah ketenteraman. Hilangnya ketenteraman niscaya menciptakan gangguan pada pertumbuhan anak. Namun selain dari gangguan, anak pun lebih rentan untuk memberontak terhadap otoritas orang tua bila harus hidup tanpa ketenteraman. Pertanyaannya adalah mengapa anak menjadi lebih mudah jatuh dalam perilaku memberontak dalam situasi seperti ini? Bagaimana menanganinya?
MP3: 
3.61 MB

Tuntutan Yang Menghimpit Anak II

Kode Kaset: 
T286B
Nara Sumber: 
Pdt.Dr.Paul Gunadi
Abstrak: 
Ibarat tanaman, anak pun membutuhkan ruang untuk bertumbuh. Tugas orang tua adalah mengawasi dan merawat pertumbuhan anak agar sesuai dengan arah yang diinginkan orang tua. Masalah timbul bila selain dari mengawasi dan merawat, orang tua pun membebani anak dengan tanggung jawab yang melebihi usia dan kemampuannya. Ibarat tanaman yang terhimpit beban, pertumbuhan anak akhirnya tersendat dan melenceng dari jalur semula. 5 beban yang kadang keliru diembankan pada anak yaitu tuntutan sebagai anak sulung, tuntutan sebagai anak perempuan, tuntutan sebagai anak kesayangan, tuntutan sebagai anak terpandai dan tuntutan sebagai anak rohani.
MP3: 
3.50 MB

Tuntutan Yang Menghimpit Anak I

Kode Kaset: 
T286A
Nara Sumber: 
Pdt.Dr.Paul Gunadi
Abstrak: 
Ibarat tanaman, anak pun membutuhkan ruang untuk bertumbuh. Tugas orang tua adalah mengawasi dan merawat pertumbuhan anak agar sesuai dengan arah yang diinginkan orang tua. Masalah timbul bila selain dari mengawasi dan merawat, orang tua pun membebani anak dengan tanggung jawab yang melebihi usia dan kemampuannya. Ibarat tanaman yang terhimpit beban, pertumbuhan anak akhirnya tersendat dan melenceng dari jalur semula. 5 beban yang kadang keliru diembankan pada anak yaitu tuntutan sebagai anak sulung, tuntutan sebagai anak perempuan, tuntutan sebagai anak kesayangan, tuntutan sebagai anak terpandai dan tuntutan sebagai anak rohani.
MP3: 
3.60 MB

Mengasihi Anak Lebih Dari Tuhan

Kode Kaset: 
T282B
Nara Sumber: 
Pdt.Dr. Paul Gunadi
Abstrak: 
Pernahkah kita sebagai orang tua mengasihi anak kita melebihi dari kita mengasihi Tuhan? Kebanyakan kita sebagai orang tua pasti pernah mengalaminya. Sebenarnya kita tahu kalau hal itu salah karena kita menomor duakan Tuhan. Satu contoh dari Alkitab yaitu Imam Eli, Imam Eli mengasihi anaknya melebihi Tuhan sehingga yang didapatnya adalah hukuman. Mari kita belajar dari Imam Eli, agar ini menjadi lampu kuning bagi kita sebagai orang tua dalam mengasihi anak-anak kita.
MP3: 
3.07 MB

Tanggung Jawab Anak kepada Orang Tua

Kode Kaset: 
T262A
Nara Sumber: 
Pdt.Dr. Paul Gunadi
Abstrak: 
Salah satu dari Sepuluh Hukum Tuhan adalah “Hormatilah ayahmu dan ibumu supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan Tuhan Allahmu kepadamu” (Keluaran 20:12). Sebenarnya apakah makna “hormat” di sini? Kita juga harus memahami batas hormat anak kepada orangtua, sebab perintah ini diberikan bukan tanpa batas. Sehingga kita pun bisa bertindak benar dalam menghormati orangtua kita
MP3: 
3.60 MB