Kejenuhan dalam Pernikahan
Kejenuhan sesuatu yang dapat terjadi di dalam pernikahan dan cenderung memunculkan keraguan akan cinta dari masing-masing pasangan, namun hal ini masih dapat untuk diatasi.
Kejenuhan sesuatu yang dapat terjadi di dalam pernikahan dan cenderung memunculkan keraguan akan cinta dari masing-masing pasangan, namun hal ini masih dapat untuk diatasi.
Banyak pernikahan kandas di tengah jalan oleh karena ketidaksiapan pribadi yang bersangkutan. Sudah tentu ada banyak penyesuaian yang mesti kita lakukan untuk memastikan terciptanya pernikahan yang langgeng. Untuk itu kita perlu Berwawasan Anugerah, Berelasi Anugerah dan Berkepribadian Anugerah.
Pernikahan merupakan suatu relasi yang harus kita bina secara terus-menerus. Kalau kita gagal membinanya yang terjadi adalah pernikahan kita mengalami sakit. Di mana di dalamnya terjadi penurunan gairah atau minat masing-masing pasangan, kehidupan tidak lagi menampakkan keceriaan dsb. Kata kunci: terjangkit penyakit depresi
Setelah pernikahan berjalan 1,15,30 tahun, dikatakan di saat itulah disebut titik rawan pernikahan. Maka sebagai pasangan yang baru menikah harus mengetahui apa yang perlu ditanamkan untuk mengimbangi perbedaan-perbedaan. Karena tugas pernikahan adalah menyesuaikan diri agar kita bisa hidup bersama, hidup harmonis dengan pasangan kita.
Memahami dan mengerti pasangan dengan memikirkan dan memperhatikan kepentingan pasangan lebih dari kepentingan diri sendiri.
Lanjutan dari T225A
Pernikahan yang sehat itu adalah pernikahan yang tidak sempurna, di dalamnya ada 7 aspek yang akan menerangkan pernikahan yang sehat. Dan salah satunya adalah adanya suatu pertengkaran, namun kita dituntut untuk bagaimana bisa menyelesaikan pertengkaran itu dengan baik.
Hidup bersama dalam pernikahan menuntut adanya perubahan dan penyesuaian diri. Karena itulah diperlukan suatu karakteristik yang disebut fleksibel, artinya dua-dua harus sanggup mengubah diri agar sesuai dengan apa yang diharapkan oleh pasangan.
Topeng pernikahan di sini merupakan diri yang kita sajikan kepada pasangan hidup kita, sebab kita berkeyakinan bahwa itulah diri yang diharapkan oleh pasangan kita.
Pernikahan merupakan dua pribadi yang disatukan oleh Tuhan, dan masing-masing pribadi mempunyai karakteristik sendiri-sendiri, untuk itu diperlukan penyesuaian. Dalam penyesuaian kita perlu mengetahui; lima tahap penyesuaian dalam pernikahan yaitu Pengantin baru, Orang tua baru, Sarang kosong, Pensiun, Kematian pasangan.