Karier/Pekerjaan

Berbeda dengan pria, acap kali peran istri dan karier tidak berjalan harmonis. Ada empat prinsip yang bisa digunakan untuk mempertimbangkan hal ini. Yaitu (1) Tetapkanlah prioritas tujuan hidup, (2) Tuhan tidak menetapkan satu model pernikahan, (3) Perhatikan dan terimalah kodrat masing-masing, (4) Gantilah apa yang telah kita ambil dari keluarga.

Dalam materi ini kita diajak melihat kembali dampak, latar belakang dan bagaimana kita menghadapi PHK tersebut.

Banyak anak misalnya di kelas 3 SLTA yang masih bingung mau melanjutkan ke mana, bahkan mereka yang sudah kuliah pun juga bingung nantinya mau kerja apa. Di sini diharapkan mereka dapat bergumul menentukan karier yang harus dia jalani atau profesi yang harus dia tekuni.

Mencari pekerjaan yang ideal tidaklah mudah; kerap kali kita harus puas dengan pekerjaan yang tersedia, kendati pekerjaan itu tidak terlalu kita sukai. Meskipun kita tidak menyukainya tetapi kita tetap harus mengerjakan kewajiban kita sebaik-baiknya dan apa yang harus kita lakukan?

Bermacam-macam cara yang akan kita pelajari untuk mengatasi kejenuhan, yang salah satunya adalah melakukan pekerjaan sesuai dengan hobi kita, membangun relasi dengan mitra kerja.

Pada awalnya kita memulai relasi di dalam konteks kehidupan yang serupa. Kesamaan lingkup kehidupan sedikit banyak berpengaruh menyelaraskan kedua diri yang berbeda.Tetapi setelah menikah kesamaan makin menipis berhubung kita dipisahkan oleh tuntutan pekerjaan. Perbedaan berpotensi menciptakan jarak.

Ada orang yang dengan mudah mengetahui jenis pekerjaan yang disukainya namun ada sebagian orang yang mengalami kesukaran menentukan bidang pekerjaannya. Untuk memahami bidang yang cocok, disini kita akan mengenal 11 teori perkembangan karier.

Halaman