Suami Istri
Membangun Dari Reruntuhan 1
Kita akan belajar dari nabi Nehemia mengenai bagaimana kita bisa membangun pernikahan kita yang sudah runtuh. Ada dua hal yang menyebabkan pernikahan itu runtuh yakni faktor internal seperti konflik yang berkepanjangan dan faktor eksternal yakni pengkhianatan.
Konflik dalam Keluarga 1
Dua pribadi yang berbeda yaitu antara suami dan istri, masing-masing memiliki cara hidup yang berbeda. Yang satu sama lain untuk bisa beradaptasi. Hal sekecil apapun bisa menjadi konflik kalau masing-masing tidak bisa menyesuaikan diri.
Makna Tunduk Istri Kepada Suami
Di dalam materi ini kita akan mengerti satu hal kenapa Tuhan memilih seorang pria menjadi kepala dan menghendaki istri tunduk kepadanya dan sejauh manakah istri itu harus tunduk kepada suami?
Menolong Pasanganku yang Pencemburu
Pencemburu ada kemungkinan besar dapat ditolong, dan sudah seharusnya bagi pasangan suami istri untuk menciptakan kehidupan pernikahan tanpa adanya suatu alasan bagi pasangan untuk cemburu.
Berlayar dengan Arah
Mengapakah Tuhan tidak menciptakan Adam dan Hawa pada waktu yang bersamaan? Jawabannya ialah tidak ada pernikahan bila manusia diciptakan pada waktu bersamaan, supaya Adam dan Hawa memahami makna pernikahan: KESATUAN. Dan bagaimanakah caranya kita melebur diri agar menjadi satu kesatuan?
Belajar untuk Mengasihi
Mengasihi adalah hal yang sangat perlu untuk dipelajari, dan di dalam pernikahanlah kita dapat belajar, di mana kita dapat saling belajar dan mengajar. Tatkala aspek belajar mengajar ini berhenti, pernikahan itu sendiri pun berhenti bertumbuh dan pernikahan yang berhenti bertumbuh sebetulnya adalah pernikahan yang sudah mengalami stagnasi.
Membangun Dari Reruntuhan 2
Lanjutan dari T228A
Konflik dalam Keluarga 2
Pertengkaran itu terjadi karena adanya perbedaan gaya hidup. Gaya hidup sendiri tidak selalu berarti benar atau salah, baik atau buruk. Sewaktu hidup dalam satu keluarga pasangan ini harus bisa menyesuaikan diri.
Makna Mengasihi Suami Kepada Istri
Mengapa Tuhan menetapkan istri sebagai penerima kasih, dan seakan-akan pria tidak membutuhkannya. Sejauh manakah suami itu harus mengasihi istrinya ?