Skip to main content

Ketundukan Sejati

Ketundukan sejati tidak lahir dari paksaan, melainkan dari kasih yang mengasihi suami. Hal ini dicapai dengan cara menunda keputusan untuk mencari kesempatan diskusi yang tepat, mempersiapkan suami agar lebih memahami, serta secara berkala mengalah demi membangun komunikasi yang harmonis dan menghindari konflik. Kesadaran diri, terutama bagi wanita dengan karakter dominan, sangat penting dalam proses ini, serta mencontoh ajaran Filipi 2:3 untuk mendahulukan kepentingan orang lain.