Tatkala Orangtua Tidak Setuju

Versi printer-friendly
Kode Kaset: 
T187B
Nara Sumber: 
Pdt. Dr. Paul Gunadi
Abstrak: 

Ada orang yang mengatakan bahwa orangtua adalah wakil Tuhan di bumi ini; oleh karena itu kita harus menaati perintah orangtua, termasuk dalam hal pemilihan pasangan hidup? Apa yang Alkitab katakan tentang ini?

Audio
MP3: 
Play Audio: 
Ringkasan

Ada orang yang mengatakan bahwa orangtua adalah wakil Tuhan di bumi ini; oleh karena itu kita harus menaati perintah orangtua, termasuk dalam hal pemilihan pasangan hidup. Bagi sebagian orang ini, pernikahan yang tidak direstui orangtua sudah pasti tidak akan diberkati Tuhan.

Apakah yang Alkitab katakan tentang otoritas orangtua dan anak?

  • Tuhan memerintahkan anak untuk menghormati orangtua. "Hormatilah ayahmu dan ibumu supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu kepadamu." Keluaran 20:12
  • Tuhan memerintahkan pemberlakuan hukuman mati kepada anak yang membangkang kepada orangtuanya. "Apabila seorang mempunyai anak laki- laki yang degil dan membangkang yang tidak mau mendengarkan perkataan ayahnya dan ibunya dan walaupun mereka menghajar dia, tidak juga ia mendengarkan mereka, maka haruslah ayahnya dan ibunya memegang dia dan membawa dia keluar kepada para tua-tua kotanya . . . dan berkata: 'Anak kami ini degil dan membangkang, ia tidak mau mendengarkan perkataan kami, ia seorang pelahap dan peminum.' Maka haruslah semua semua orang sekotanya melempari anak itu dengan batu sehingga mati. Demikianlah harus kauhapuskan yang jahat itu dari tengah-tengahmu dan seluruh orang Israel akan mendengar dan menjadi takut." Ulangan 21:18-21

Pertanyaan berikutnya adalah, apakah ketaatan kepada orangtua berlaku tanpa batas?

Ternyata jawabannya adalah, tidak. Batas ketaatan terhadap orangtua berhenti tatkala kita harus memilih Tuhan atau orangtua. "Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya . . . Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih daripada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku." Matius 10:35-37

Prinsip Ketaatan kepada Orangtua dalam Mencari Pasangan Hidup

  • Sikap utama yang harus kita miliki adalah sikap menghormati orangtua. Janganlah kita mengembangkan sikap bahwa kita tidak akan mempedulikan perkataan orangtua. Tuhan membenci sikap membangkang seperti ini. Jadi, bersiaplah untuk mendengarkan masukan mereka sebab pada umumnya mereka mengenal kita dan memiliki pengalaman hidup yang panjang sehingga dapat memberi arahan yang sesuai.

  • Teroponglah semua hal, termasuk nasihat orangtua, dari kacamata Firman Tuhan. Kristus adalah otoritas tertinggi dalam hidup orang percaya. Jadi, taatilah kehendak Tuhan, di atas kehendak orangtua.

  • Kebanyakan ketidaksetujuan orangtua tidak berkaitan dengan dosa, melainkan dengan kesejahteraan hidup anak. Kadang orangtua melihat hal-hal yang tidak dilihat anak. Dalam kasus seperti ini, carilah masukan dari anak-anak Tuhan lain yang memiliki kematangan rohani. Dengarkanlah dan bandingkan masukan mereka dengan nasihat orangtua. "Jikalau tidak ada pimpinan, jatuhlah bangsa, tetapi jikalau penasihat banyak, keselamatan ada." Amsal 11:14