Selamat Datang |
Follow us on :

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs TELAGA

Loading

You are hereMeningkatkan Kecerdasan

Meningkatkan Kecerdasan


Printer-friendly version
Kode Kaset: 
T095B
Nara Sumber: 
Heman Elia, M.Psi.
Abstrak: 

Kecerdasan itu sebenarnya dapat ditingkatkan, bisa melelui stimulasi dini atau rangsangan-rangsangan dini yang memungkinkan kecerdasan seseorang itu bisa meningkat.

MP3: 
3.53 MB
Ringkasan
Isi: 

Kecerdasan anak sebenarnya bisa ditingkatkan, dengan cara sebagai berikut:

  1. Melalui stimulasi dini atau rangsangan-rangsangan dini yang memungkinkan kecerdasan seseorang itu bisa meningkat.

  2. Kecerdasan bisa ditingkatkan lewat pemberian gizi yang cukup sejak mereka atau anak dalam kandungan

  3. Dengan menciptakan suasana lingkungan yang baik bagi anak, yang sehat.

Stimulasi dapat diberikan sejak bayi masih di dalam kandungan. Kecerdasan berfungsi dalam otak kita, jadi kalau ingin mengembangkan kecerdasan berarti kita berusaha mengembangkan otak semaksimal mungkin. Sehubungan dengan otak, otak berkembang maksimal hingga anak usia 2 tahun dengan demikian kita harus segera menstimulasi anak sebelum usia ini. Anak yang dalam proses perkembangan kecerdasan akan mudah berkembang hingga usia 5 atau 6 tahun dan puncak perkembangan kecerdasan ini adalah sampai usia 20 - 22 tahun.

Untuk mengembangkan kecerdasan bayi, sejak di dalam kandungan seorang ibu perlu memberikan lingkungan, suasana hati yang baik bagi anaknya. Misalnya tugas seorang bapak mengasihi istrinya sehingga bayinya berkembang dengan baik. Ada musik yang baik di rumah, ibu yang bersukacita sering berdoa, sering menyanyi, bersyukur kepada Tuhan dan hubungan antar ibu dengan bapak baik, ini akan mengembangkan kecerdasan anak. Di samping itu adanya gizi yang baik bagi anak. Dan juga bagi ibu hamil sebaiknya menjaga agar tidak kekurangan kadar Hb (Haemoglobin).

Stimulan yang dapat kita berikan pada anak untuk meningkatkan kecerdasan adalah:

  1. Berikan musik klasik yang lembut dan indah.

  2. Sering mengajak anak bicara supaya anak terstimulasi bagaimana berkomunikasi dengan orang lain.

  3. Jaga kesehatan fisiknya karena kesehatan fisik sangat berpengaruh terhadap perkembangan otaknya.

  4. Berikan mainan yang sesuai dengan usia anak, dan usahakan meluangkan waktu yang banyak bersama dengan anak.

I Korintus 1:27-31, "Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat, dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah bahkan apa yang tidak berarti, dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti, supaya jangan ada seorang manusiapun yang memegahkan diri di hadapan Allah. Tetapi oleh Dia kamu berada dalam Kristus Yesus, yang oleh Allah telah menjadi himat bagi kita. Ia membenarkan dan menguduskan dan menebus kita. Karena itu seperti ada tertulis: Barangsiapa yang bermegah, hendaklah ia bermegah di dalam Tuhan." Nah ini penghiburan bagi kita yang dianggap bodoh oleh dunia.