Menghitung Pengorbanan Orangtua

Kirim Halaman IniPrinter-friendly version
Kode Kaset: 
T145B
Nara Sumber: 
Heman Elia, M.Psi.
Abstrak: 

Seorang anak sangat membutuhkan pengorbanan dari orangtua. Kita sebagai orangtua seharusnya tahu sejauh mana kita berkorban dan apakah batas-batasnya itu. Pengorbanan ini juga harus disertai dengan kedisiplinan supaya anak tidak salah mengerti.

MP3: 

3.53 MB

Ringkasan
Isi: 

Kasih kita terhadap anak itu bisa memudar. Terutama ketika anak kita itu tampak tidak berjalan sesuai dengan harapan-harapan kita. Ini memang keterbatasan orang tua dan selain itu sebagai manusia biasa kita juga memiliki keinginan lebih besar untuk memuaskan diri kita dahulu. Karena itu kita harus mengingatkan diri supaya kita juga rela berkorban, kita tidak boleh putus asa selagi memiliki kesempatan untuk mendidik anak-anak.


Pengorbanan yang dilakukan orang tua untuk diberikan kepada anak-anak:


  1. Perlu mengorbankan waktu.

  2. Tenaga dan semangat kita

  3. Keuangan kita

  4. Karier kita

  5. Kenikmatan kita

  6. Kesehatan kita



Yang dilakukan orang tua disebut pengorbanan, yaitu:


  1. Kalau orang tua menyediakan diri lebih banyak dari yang bisa dibayangkan atau juga dipikirkan oleh anak-anak.


  2. Dorongan untuk melakukan sesuatu itu bukan didorong dengan tujuan pribadi untuk memperoleh balas budi anak atau dipuji orang, tetapi demi kesejahteraan anak sendiri.


  3. Meskipun orang tua mungkin dirugikan tetapi tetap mendahulukan kepentingan anak, terutama untuk kesejahteraan anak yang bersifat kekal.



Yohanes 12 : 24, Aku berkata kepadamu: "Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja, tetapi jia ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah."

Your rating: None

Post new comment

To combat spam, please enter the code in the image.