Dari Jaya ke Jatuh

Versi printer-friendly
Oktober

Berita Telaga
Edisi No. 14 /Tahun II/ Oktober 2005/


Diterbitkan oleh Lembaga Bina Keluarga Kristen (LBKK)
Sekretariat: Jl. Cimanuk 58 Malang 65122 Telp./Fax.:0341-493645 Email: telaga@indo.net.id
Website: http://www.telaga.org Pelaksana: Melany N.T., Lilik Suharmini
Account : BCA.KCP Blimbing no. 331-0311277


DARI JAYA KE JATUH

Dalam banyak hal, perjalanan hidup kita mirip dengan pengalaman hidup raja Hizkia. Dari kegagalan dan kemenangannya kita dapat belajar untuk menghadapi hidup dengan lebih baik.

II Tawarikh 32:24-27
Pelajaran 1: Masalah dapat menimpa orang percaya
Pemerintahan Hizkia selama 29 tahun itu diapit oleh pemerintahan ayahnya, Ahas (16 tahun) dan putranya, Menaseh (55 tahun) yang lalim. Berbeda dengan ayahnya yang meninggalkan Tuhan, Hizkia setia melayani-Nya. Ia mentahirkan rumah Tuhan, mempersembahkan korban kepada Tuhan dan merayakan hari Paskah. Di tengah-tengah itu semua muncul masalah besar: Sanherib raja Asyur mengepung Yerusalem.

Problem dalam hidup dapat berasal dari dunia ini sendiri. Sejak dosa masuk, ketertiban dan kebajikan meninggalkan dunia. Kadang kita menjadi korban hilangnya ketertiban dan kebajikan ini. Namun adakalanya masalah datang dari Tuhan sendiri yang ingin menguji kita-berapa murni dan kuat iman dan kasih kita kepada-Nya-atau yang ingin menempatkan kita dalam rencana-Nya.

Pelajaran 2: Pertolongan Tuhan datang kepada orang percaya
Hizkia meminta pertolongan Tuhan dan Ia melepaskannya dari belenggu Sanherib. Malaikat Tuhan membunuh 185 ribu pasukan Sanherib dan memaksanya pulang ke negaranya. Inilah iman Hizkia, "Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu ! Jangan takut dan terkejut terhadap raja Asyur . . . karena yang menyertai kita lebih banyak daripada yang menyertai dia. Yang menyertai dia adalah tangan manusia tetapi yang menyertai kita adalah Tuhan Allah kita. . . " (2 Tawarikh 32:8-9).

Hizkia tidak hanya berdiam diri. Ia menutup mata air dan sungai agar tentara Asyur tidak mempunyai akses terhadap air, ia membangun tembok dan menara di atasnya, serta membuat lembing dan perisai. Namun yang memberi kemenangan adalah Tuhan; mereka sama sekali tidak pernah bertempur karena Tuhan sudah memberi kemenangan.

Meminta pertolongan Tuhan bukannya berarti berdiam diri saja. Kita boleh dan seharusnyalah berusaha memecahkan masalah kita. Dengan kata lain, lakukanlah bagian kita, Tuhan pun akan melakukan bagian-Nya. Meminta pertolongan Tuhan juga berarti beriman-melihat hidup dari kacamata Tuhan. Tidak ada yang dapat menghalangi Tuhan untuk menolong kita.

Pelajaran 3: Kejatuhan dapat menghampiri orang percaya
Setelah kemenangan melawan Asyur, Hizkia menjadi termasyur, "Sejak itu ia diagungkan oleh semua bangsa." (32:23) Tuhan pun memberi peringatan kepadanya melalui sakit penyakit yang dideritanya-bahwa sesungguhnya ia lemah dan membutuhkan Tuhan. Namun malangnya setelah sembuh, kesombongannya tidak lenyap; ia malah membanggakan kejayaannya kepada utusan raja Babil. Tuhan menghukum namun karena ia bertobat, hukuman itu datang pada masa keturunannya.

Kesuksesan adalah ladang subur kesombongan. Kita menganggap kitalah penyebab utama keberhasilan dan melupakan bahwa kalau Tuhan tidak mengizinkan, mustahil kita dapat meraih kesuksesan.

MENGENAL LEBIH DEKAT

Para pembaca yang dikasihi Tuhan, kita jumpa lagi dengan rekan sekerja Allah yang sudah cukup lama menjalin kerjasama dengan TELAGA. Sejak April 1998……Wouw luar biasa…... Radio ini letaknya di ujung Timur Pulau Indonesia, tepatnya PAPUA. Radio SWARANUSA BAHAGIA AM itulah namanya, frekwensi 1170 KHz. Radio ini berada di bawah naungan PT. RADIO SWARANUSA BAHAGIA.

TELAGA disiarkan setiap hari Senin pk. 18.00 WIT. Jangkauan siarannya meliputi Jayapura Utara (pasir 2), Kabupaten Jayapura (Sentani), Kotamadya Jayapura, Kabupaten Keerom, Perbatasan Republik Indonesia dengan Papua Nugini.

Pujian, hormat dan kemuliaan hanya bagi nama Tuhan kita Yesus Kristus yang memiliki pelayanan ini. Sungguh kalau bukan Dia yang sudah berkarya, bagaimana mungkin TELAGA dapat menjangkau saudara-saudara kita yang ada di paling ujung Timur negara kita Indonesia. Adakah kerabat, saudara, handai taulan yang tinggal di sana……? Ayo…rame-rame kita informasikan hal ini supaya mereka pun diberkati seperti kita yang ada di sini.

DONATUR

PROGRAM TELAGA bisa tetap berjalan, berkat dukungan doa, tenaga dan dana.

Pemasukan dari penjualan kaset, CD dan booklet Rp. 5.747.750,-

Pengeluaran TELAGA bulan ini ± Rp. 13.500.000,-

DOAKANLAH

Sisipkan juga di dalam doa beberapa hal di bawah ini:

  1. Bersyukur 1 radio di Tarutung - Sumut yaitu Radio Bonapit FM. bersedia menyiarkan program TELAGA; mudah-mudahan dalam bulan Nopember 2005 TELAGA sudah mulai disiarkan.
  2. Doakan Sdri. Lortha yang membantu dalam penulisan 5 naskah booklet Telaga, yang rencananya bulan Desember sudah harus diserahkan kepada pihak Metanoia Publishing.
  3. Bersyukur tim rekaman telah menghasilkan 21 kaset dalam tahun 2005 ini, sehingga jumlah kaset seluruhnya mencapai 194 atau 388 judul.
  4. Seorang pemudi dari Riau (salah satu pendengar Telaga), memerlukan dukungan doa kita semua. Dia tidak ingin peristiwa perpisahan yang dialami orangtuanya, terulang kelak apabila dia sudah berumah tangga. Oleh karena itu dia merindukan pasangan hidup yang tepat dan yang dikehendaki oleh Tuhan.

TIPS

Mengontrol EMOSI di tempat kerja

Ketika seseorang atau sesuatu di kantor membuat Anda naik darah alias marah. Anda harus mampu meredakannya tanpa perlu mempengaruhi karier Anda. Anda harus belajar bagaimana meredam emosi Anda agar jangan sampai meledak. Pikir dulu sebelum marah, sampai segala sesuatunya membuat kemarahan Anda lebih rendah dibanding dengan apa yang Anda pikirkan:

  1. Cobalah untuk beristirahat sejenak.
    Jika Anda berada di dalam sebuah situasi di mana Anda hampir terpancing dengan emosi. Hal yang harus dilakukan adalah bersikap tenang, tinggalkan situasi tersebut. Mintalah ijin untuk meninggalkan sejenak pekerjaan Anda, ambillah udara segar, jalan-jalan ke ruangan lain atau menemui rekan kerja di lantai lain. Kesempatan ini yang harus Anda manfaatkan untuk meredakan ketegangan emosi. Lebih baik Anda menghindar untuk sementara waktu sampai Anda dapat mengatasi permasalahan yang membuat Anda marah.

  2. Mengarahkan kembali perhatian Anda.
    Salah satu cara mengatasi emosi di kantor adalah mengarahkan kembali perhatian Anda kepada sebuah aktifitas yang tidak dikehendaki dengan sebuah pengganti misalnya aktifitas atau pikiran positif.

  3. Jangan biarkan amarah keluar.
    sepertinya sudah merupakan hal yang wajar apabila ada kemarahan muncul di kantor. Hal ini terjadi karena kurangnya kontrol diri, dan hal ini merupakan petunjuk ketidakdewasaan Anda dalam mengontrol emosi. Kendalikan dan redam emosi Anda sambil menghirup nafas segar dan santai dan juga menurunkan kadar adrenalin dalam darah.

  4. Jangan Coba gunakan kekuatan fisik.
    Mendorong, meninju atau segala bentuk kekerasan fisik lainnya bukanlah sebuah solusi untuk meredakan emosi Anda. Tindakan itu hanya akan memperkeruh suasana hati Anda dan membuat sebuah permasalahan menjadi lebih parah. Anda tentu tidak ingin dituntut seseorang hanya karena sebuah tindakan menghina orang lain di muka umum bukan? Tindakan kekerasan hanya akan merusak reputasi Anda dan bisa-bisa nyawa pun ikut melayang.

  5. Perlakukan orang lain seperti memperlakukan diri Anda sendiri.
    Cukup Alkitabiah juga! Dapat Anda praktekkan untuk menghindari emosi yang tidak terkendali. Dijamin Anda akan berpikir panjang untuk meluapkan emosi Anda saat Anda menginterospeksi ke dalam diri sendiri. dengan memperlakukan orang lain dengan cara penuh hormat, maka orang lain akan memperlakukan Anda dengan cara demikian. Hukum tabur tuai tetap Berlaku!